Sobat Adhyaksa…

Jum’at, 29 Oktober 2021
Kejaksaan Negeri Sabang melaksanakan Uqubat Cambuk bertempat di halaman Masjid Agung Babussalam terhadap 6 (enam) rterpidana pelanggar Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 yang dihadiri oleh Kajari Sabang Choirun Parapat, SH., MH, Walikota Sabang (diwakili Asisten 1) , Para Ulama, unsur-unsur Forkopimda, Ketua DPRK Sabang, Wakil Polres Sabang, Lanal Kota Sabang, Lanud Sabang, Dandim 0112/Sabang, Pengadilan Negeri Sabang, Mahkamah Syar’iah Sabang, serta para pejabat di lingkungan Pemko Sabang.

Adapun sebanyak 6 orang terpidana terdiri terpidana perkara khalwat/zina yaitu:

  1. Terdakwa Akmal Pradana Bin Abdullah melaksanakan hukuman cambuk sebanyak 26 kali;
  2. Terdakwa M. Akbar Bin Bukhari MY melaksanakan hukuman cambuk sebanyak 26 kali;
  3. Terdakwa Bustanul Aulia Bin Kamarudin melaksanakan hukuman cambuk sebanyak 21 kali;
  4. Terdakwa Rada Fauziah Binti (ALM) Abdul Jalil melaksanakan hukuman cambuk sebanyak 21 kali;
  5. Terdakwa Aisya Raihan Pratiwi Binti (ALM) Ahmad Suardi melaksanakan hukuman cambuk sebanyak 21 kali;
  6. Terdakwa Lidya Puspa Sari Binti M. Amin melaksanakan hukuman cambuk sebanyak 21 kali;

Eksekusi cambuk di pimpin langsung oleh Kasi Pidum kejari Sabang Adenan Sitepu, SH., MH dan terlaksana dengan lancar, dan selesai sekira jam 10.30 WIB.

Dalam sambutannya Kajari Sabang Choirun Parapat, SH., MH menyampaikan harapannya agar masyarakat kota Sabang menjauhi perbuatan-perbuatan pidana yg dilarang dalam Qanun, sehingga keadaan ketertiban umum di kota Sabang sebagai daerah wisata tetap terjaga dan kondusif, karena petugas pol. Wh akan rutin melaksanakan razia.
Terlebih lagi Kajari Sabang Beserta Ketua MPU memberikan bingkisan berupa sarung serta nasihat-nasihat agar terpidana tidak mengulangi perbuatan mereka serta menjadikan mereka lebih baik lagi untuk kedepannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *